Munculnya benjolan di ketiak kerap kali disebabkan pembengkakan kelenjar getah bening di bawah ketiak. Adanya benjolan di ketiak biasanya menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi, tapi terkadang dapat juga menjadi indikasi penyakit kanker. Selain itu, benjolan di bawah lengan juga bisa terbentuk akibat kista dan pertumbuhan lemak.
Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan tumbuhnya benjolan di ketiak. Kebanyakan benjolan di area ketiak tidak berbahaya dan merupakan akibat langsung dari pertumbuhan jaringan yang tak wajar. Lantas, apa saja ciri-ciri benjolan di ketiak yang tidak berbahaya? Simak penjelasan berikut ini!
- Bentuknya Mulus
Benjolan di ketiak yang tidak berbahaya biasanya cenderung teraba mulus atau memiliki batas yang tegas. Jadi, beda dengan bentuk benjolan yang bersifat kanker yang terasa keras tak beraturan, karena sel kanker akan menyebar ke jaringan secara tidak beraturan di sekitarnya.
- Ukurannya Tidak Bertambah Besar atau Menyebar
Perlu diketahui bahwa benjolan di ketiak yang tidak berbahaya ukurannya tidak akan bertambah besar ataupun menyebar ke area lain yang ada di sekitarnya. Ukuran benjolannya biasanya cenderung mengecil seiring dengan semakin membaiknya kondisi yang dialami.
Dalam beberapa hari atau minggu, kamu bisa cek sendiri atau amati ukuran benjolan di ketiak bertambah besar atau tidak.
- Teksturnya Lunak
Benjolan di ketiak yang tidak berbahaya memiliki tekstur yang lunak. Jadi, saat disentuh biasanya terasa lunak atau kenyal. Lain halnya dengan benjolan di ketiak yang berbahaya atau bersifat kanker biasanya memiliki tekstur yang keras saat disentuh. Hal itu dikarenakan adanya penumpukan jaringan yang padat dan kaku yang disebabkan pertumbuhan sel yang tidak normal.
- Saat Disentuh Bergerak
Benjolan di ketiak yang tidak berbahaya akan bergerak saat disentuh. Contohnya seperti benjolan di ketiak yang disebabkan lipoma, yakni benjolan lemak yang tumbuh diantara kulit dan lapisan otot yang akan bergerak saat disentuh.
Hal itu tentu saja berbeda dengan benjolan yang bersifat kanker karena akan sulit bergerak akibat adanya jaringan yang padat dan kaku.
- Nyeri Ketika Disentuh
Sebagian besar benjolan di ketiak akan menimbulkan rasa nyeri saat disentuh. Hal itu merupakan salah satu pembeda antara benjolan yang tidak berbahaya dan yang bersifat kanker atau berbahaya.
Benjolan di ketiak yang berbahaya biasanya tidak menimbulkan rasa nyeri, dan kemungkinan rasa nyeri yang dirasakan akibat pertumbuhan massa yang menekan jaringan di sekitarnya, namun pada benjolannya sendiri tak terasa nyeri.
- Akan Mengecil Dengan Sendirinya
Benjolan di ketiak yang tidak berbahaya akan mengecil seiring berjalannya waktu. Sebagai contoh, benjolan yang disebabkan ingrown hair terkadang tidak membutuhkan perawatan medis karena akan sembuh dengan sendirinya.
Berbeda dengan benjolan berbahaya atau bersifat kanker yang akan membesar dan menyebar akibat pertumbuhan sel yang berlangsung tidak normal.
Setelah mengetahui ciri – ciri benjolan di ketiak yang tidak berbahaya, mungkin dapat mengurangi kekhawatiran apabila kamu mengalaminya. Selain itu, kamu juga akan lebih bisa mengenali risiko yang muncul dan bisa segera menanganginya.
Jika dalam waktu dua minggu, benjolan di ketiak tak kunjung hilang atau justru semakin besar, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter atau tenaga medis terdekat. Jangan sungkan dan ragu untuk memeriksakan diri sedini mungkin saat mengalaminya agar bisa mengetahui penyebab pasti munculnya benjolan di ketiak serta bisa ditangani dengan cepat dan tepat.
